Surya Sengkala

Surya Sengkala
Munggahing Godhong Sumoroting Pandulu (2010)

Sugeng Rawuh

Rabu, 08 Februari 2012

KERETA API INSPEKSI (KAIS) WIJAYAKUSUMA 2

KERETA API INSPEKSI (KAIS) WIJAYAKUSUMA 2

Tuju Cilacap, Presiden RI Gunakan KA
Published on 30 December 2011
Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono dalam kunjungan kerjanya ke Cilacap, Jawa Tengah, menggunakan kereta api (KA) sebagai moda transportasi utamanya, Rabu (28/12). Presiden yang  didampingi beberapa Menteri dari Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II meninggalkan Stasiun Gambir tepat pukul 06.10 WIB dan tiba di Stasiun Cilacap sekitar pukul 1 siang. Kereta wisata Nusantara dan Toraja yang biasa digunakan oleh Presiden juga turut dirangkaian pada KA yang dinamakan Kereta Api Luar Biasa (KLB) 1.


Direktur Utama PT. KAI , Ignasius Jonan menyambut kedatangan  Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Stasiun Gambir
Spoiler for : 


Direktur Utama PT. KAI Persero, Ignasius Jonan juga turut mendampingi perjalanan KLB 1 yang digunakan oleh Presiden
Spoiler for : 


Kepala Stasiun Gambir, Edy Kuswoyo memberangkatkan KLB 1 yang digunakan Presiden RI menuju Cilacap
Spoiler for : 


Direktur Operasi PT. KAI, Bambang Irawan (kanan) juga mengikuti dan mengawal agar perjalanan KLB 1 yang membawa Presiden agar tidak menemui hambatan selama perjalanan.
Spoiler for : 


Direktur Utama PT. KAI Persero, Ignasius Jonan terus mendampingi Presiden RI yang menyempatkan diri untuk turun di beberapa Stasiun.
Spoiler for : 


Sekitar pukul 4 pagi, tanggal 29 Desember 2011, KLB 1 datang di Stasiun Gambir, rombongan  Presiden disambut langsung Wakil Direktur Utama PT. KAI, Darmawan Daud (berjabat tangan), EVP Daop 1 Jakarta, Purnomo Radiq, dan Kepala Stasiun Gambir, Edy Kuswoyo (menggunakan topi merah)
Spoiler for : 

Direktur Utama PT. Kereta Api Indonesia (KAI) (Persero), Ignasius Jonan dan Direktur Operasi PT. KAI, Bambang Irawan juga turut mengikuti KLB 1. Dengan mengambil rute, Jakarta – Cirebon – Purwokerto – Kroya – Cilacap, KLB 1 dikawal oleh kereta inspeksi (KAIS) Railone yang dikombinasikan Kais Wijayakusuma yang berguna untuk mengamankan perjalanan. Mengingat banyaknya kegiatan, Presiden membatalkan perjalanan selanjutnya ke Bandung, sehingga pada pukul 20.40 WIB, Presiden bertolak kembali ke Jakarta masih menggunakan rangkaian KA yang sama. (Humaska)




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar